Thursday, October 9, 2014
TITIPAN SEORANG PERAWAN TUA BUAT SI LELAKI
Surat Dari Seorang Perawan Tua Kepada Semua
Laki-Laki
(Di Terjemahkan Oleh : Ust
Muhammad Elvi Syam, Lc. MA)
تزوجونا.. استرونا.. ارحمونا من نار العنوسة..
Nikahilah kami, lindungilah kami, sayangilah kami
(terhindar) dari neraka perawan tua..
عندما اقترب عمري من العشرين كنت أحلم كأي فتاة
بشاب ملتزم ذي خلق وكنت أبني الأفكار والآمال، وكيف سنعيش وكيف سنربي أطفالنا،
و….و…. إلخ.
Ketika umurku mendekati 20 tahun, aku pernah
mengimpikan seperti gadis lainnya, untuk mendapatkan seorang pemuda (ikhwan)
yang konsisten dengan agamanya, berakhlak mulia, ketika itu akupun mulai
menyusun pikiran dan angan-angan, dan bagaimana cara mendidik anak kami, dan…
dan… seterusnya.
وكنت من النوع الذي يحارب التعدد والعياذ بالله،
فبمجرد أن يقولوا لي فلان تزوج على زوجته تجدني، من غير شعور، أدعو عليه وأقول: لو
كنت مكانها لرميته مثلما رماني،
Aku adalah termasuk orang yang memerangi poligami
–semoga Allah melindungi dari sikap itu- sehingga, semata-mata mereka
mengatakan kepadaku: si fulan menikah lagi, aku lepas control, sehingga aku melaknat
laki-laki itu, dan mengatakan, kalau aku di posisi istrinya aku akan melakukan
seperti apa yang dilakukan kepadaku.
وكنت دائما أتناقش مع أخي وأحياناً مع عمي عن
التعدد ويحاولون أن يقنعوني وأنا متعندة لا أريد أن أقتنع، وأقول لهم مستحيل أن
تشاركني امرأة أخرى في زوجي.
Dan aku selalu berdebat dengan saudara
laki-lakiku, dan terkadang dengan pamanku tentang poligami, mereka berusaha
untuk meyakinkan kepadaku untuk menerimanya, namun aku tetapi berkeras kepala
dan tidak ingin menerimanya, akupun mengatakan kepada mereka, “ mustahil wanita
lain menyertaiku dalam suamiku.
أحيانا كنت أتسبب في مشكلة بين زوج وزوجته لأنه
يريد أن يتزوج عليها وأحرضها عليه حتى تثور ثائرتها عليه.
Terkadang, aku menjadi penyebab (actor) dalam
pertingkaian antara suami dan istri, karena suaminya ingin menikah lagi, dan
akupun mempropokasinya sehingga ia memberontak kepada suaminya.
ومرت الأيام وأنا أنتظر فارس أحلامي، انتظرت لكنه
تأخر وانتظرت وقارب عمري الثلاثين.
Hari-hari pun berlalu, sedengankan aku menunggu
dan menunggu arjuna (udo –minang) impianku, namun tak kunjung datang, aku
selalu menunggu sementara umurku sudah mendekati 30 tahun.
يا إلهى ماذا أفعل؟ هل أخرج وأبحث عن عريس؟ لا
أستطيع، سيقولون هذه لا تستحي، إذاً ماذا أفعل؟ ليس لي إلا الانتظار، وفي يوم من
الأيام كنت جالسة وسمعت إحداهن تقول: (فلانة عنست)، قلت في نفسي مسكينة فلانة لقد
عنست .. ولكن … فلانة إنه اسمي!!
Ya Allah, apa yang aku lakukan? Apakah aku keluar
dan mencari marapulai (penganten laki-laki minang), aku tidak bisa, mereka akan
mengatakan, tidakkah pertua (perawan tua) itu malu? Lalu apa yang aku lakukan?
Tiada lain bagiku kecuali penantian. Pada suatu hari, aku duduk, dan aku
mendengar selah seorang wanita mengatakan: si fulanah sudah menjadi perawan
tua, akupun mengatakan dalam hati ku, wah… sangat kasihan si fulanah itu dia
telah menjadi pertua, namun… si fulanah itu taunya namaku
يا إلهي إنه اسمي أنا أصبحت عانسة، صدمة قوية جداً
مهما وصفتها فلن تحسوا بها، وأصبحت أمام الأمر الواقع أنا عانس.
Ya Allah, tahunya namaku, aku sudah menjadi
perawan tua? Shok / trauma yang kuat sekali, bagaimanapun aku mengambarkannya
kalian tidak akan bisa merasakannya, aku sudah berada di depan realita, aku
adalah perawan tua.
وبدأت أراجع حساباتي ماذا أفعل؟ الوقت يمضي والأيام
تمر أريد أن أصرخ، أريد زوجاً أريد رجلاً أقف بظله يعينني ويقضي أموري، أريد أن
أعيش أريد أن أنجب أريد أن أتمتع بحياتي.
Akupun mulai menghitung-hitung , apa yang akan
aku lakukan, sementara waktu terus berjalan, hari-hari terus berlalu, aku ingin
berteriak, aku ingin seorang suami, aku ingin seorang laki-laki, yang mana aku
berdiri di naungannya, yang akan membantuku dan memenuhi kebutuhanku, aku ingin
hidup, aku ingin punya anak, aku ingin menikmati hidupku.
جاءني أخي الأكبر ذات مرة وقال لي: لقد جاءك اليوم
عريس فرددته، ومن غير شعور مني قلت له لماذا؟ حرام عليك ، قال لي لأنه يريدك زوجة
ثانية على زوجته وأنا أعرف أنك تحاربين التعدد.
وكدت أصرخ في وجهه: ولماذا لم توافق؟! أنا راضية أن أكون زوجة ثانية أو ثالثة أو رابعة!
وكدت أصرخ في وجهه: ولماذا لم توافق؟! أنا راضية أن أكون زوجة ثانية أو ثالثة أو رابعة!
Suatu kali, abangku mendatangiku dan berkata:
“hari ini telah datang seorang marapulai untukmu, tapi aku telah menolaknya”
dengan spontanitas aku berkata: kenapa? Tidak boleh?, abangku mengatakan
kepadaku: “karena ia ingin menjadikanmu istri kedua dan aku tahu kamu memerangi
poligami”. Hamper aku berteriak di hadapan wajahnya: “ kenapa abang tidak
menyetujuinya? Aku rela untuk menjadi istri kedua, atau ke tiga, atau keempat.
الآن أدركت حكمة الله في التعدد وهذه حكمة واحدة
جعلتني أقبل فكيف بحكمه الأخرى؟ اللهم اغفر لي ذنبي فقد كنت جاهلة.
Sekarang aku mengatahui hikmah Allah dalam
berpoligami, ini adalah satu hikmah yang telah membuatku menerimanya, bagaimana
dengan hikmah yang lain???? Ya Allah, ampunilah dosaku, sungguh aku tidak
mengetahui.”
وهذه كلمة أوجهها إلى الرجال أقول لكم: عددوا،
تزوجوا واحدة وثانية وثالثة ورابعة بشرط (القدرة والعدل)، أنقذونا من نار العنوسة
فنحن بشر مثلكم نحس ونتألم، استرونا ارحمونا.
Ini seruan aku berikan kepada kaum laki-laki, aku
katakan kepada kalian: berpoligamilah, menikahlah satu, dua, tiga dan empat,
dengan syarat ( ada kemampuan dan bersikap adil), selamatkanlah kami dari
neraka pertua, kami adalah manusia, kami merasakan, kami pilu, lindungilah
kami, sayangilah kami.
وهذه كلمة أوجهها إلى أختي المسلمة المتزوجة…
Ini seruan aku berikan kepada saudariku muslimah
yang telah menikah…
احمدي الله على هذه النعمة لأنك لم تجربي نار
العنوسة وأرجو ألا تغضبي إذا أراد زوجك الزواج من أخرى، لا تمنعيه بل شجعيه..
Sanjunglah Allah atas nikmat ini, karena ukhti
belum pernah merasakan neraka pertua, aku berharap janganlah ukhti marah jika
suami ukhti ingin menikah lagi dengan wanita lain, janganlah anda halangi dia,
akan tetapi doronglah ia.
أنا أعرف أن هذا صعب عليك ولكن احتسبي الأجر عند
الله، انظري إلى حال أختك العانس والمطلقة والأرملة، من لهم؟ اعتبريها أختك وسوف
تنالين الأجر العظيم بصبرك ..
Aku tahu, bahwa ini sulit bagimu, akan tetapi,
harapkanlah pahala di sisi Allah, lihatlah kondisi saudarimu yang pertua, janda
cerai, janda kematian suami, siapakah yang mendampingi mereka? Anggaplah dia
saudarimu, anda akan meraih anugerah yang besar disebabkan kesabaranmu..
تقولين لي يأتي أعزب ويتزوجها أقول لك انظري إلى
إحصائيات السكان، إن عدد النساء أكثر من الرجال بكثير ولو تزوج كل رجل بواحدة
لأصبح معظم نسائنا عوانس، لا تفكري في نفسك فقط بل فكري فينا
Mungkin ukhti mengatakan kepadaku, seorang pemuda
akan datang, dan akan menikahinya. Maka aku mengatakan kepada ukhti: “lihatlah
kepada sensus penduduk, sesungguhnya jumlah wanita jauh lebih banyak daripada
laki-laki, jika setiap laki-laki menikahi seorang wanita saja, pastilah
kebanyakan wanita akan menjadi perawan tua, janganlah ukhti memikirkan diri
sendiri saja, akan tetapi pikirkanlah kami.
أموت حرقة عندما أرى زوجا ممسك بيد زوجته ، وتهيج
مشاعري ، ولكن بلا فائدة ؟؟؟؟
Aku mati kebakaran ketika melihat seorang suami
yang menggenggam tangan istrinya, perasaanku bergejolak, tapi tanpa manfaat???
أختكم / العانس
Saudari kalian / Perawan tua
فوائد تعدد الزوجات
لا يخفى على الجميع فوائد تعدد الزوجات فهو من أقوى دعائم المحافظة على العفة ،،،،،،
ووسيلة من أعظم وســائل جلب الخيـر والبركة وكثرة الرزق
وهذا لا يخفى على أهل الإيمان والمعرفة ..
إذا كان ليس لديك الشجاعة للتعدد في الزوجات .. فارسلها لمن ترى!
لا يخفى على الجميع فوائد تعدد الزوجات فهو من أقوى دعائم المحافظة على العفة ،،،،،،
ووسيلة من أعظم وســائل جلب الخيـر والبركة وكثرة الرزق
وهذا لا يخفى على أهل الإيمان والمعرفة ..
إذا كان ليس لديك الشجاعة للتعدد في الزوجات .. فارسلها لمن ترى!
Manfaat poligami:
Semua orang tahu bahawa
manfaat poligami adalah faktor terkuat untuk menjaga dari dosa zina.
Merupakan salah satu
saranan terbesar mendapatkan kebaikan, berkah, dan rezeki yang banyak.
Hal ini sudah diketahui
oleh orang yang beriman dan berpengetahuan.
Jika kamu tidak memiliki
keberanian untuk berpoligami, maka arahkanlah ia kepada siapa yang anda anggap
mampu.
Top of Form
Bottom of Form
Subscribe to:
Comments (Atom)
